Nuzulul Qur’an dan Sikap Kita terhadap Al Qur’an

Al Qur’an merupakan kitab suci ummat Islam yang di dalam surah Al Baqarah ayat 2, yaitumerupakan  petunjuk bagi orang-orang bertaqwa. Terkait dengan turunnya Al Qur’an, tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa Al Qur’an diturunkan tanggal 17 Ramadhan. Padahal tidak ada dalil shahih yang menyebutkan hal itu. Dalil yang ada menyebutkan bahwa Al Qur’an diturunkan pada malam Al Qadr.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ ﴿٣﴾

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ﴿٤﴾

Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (Ad Dukhan :3)

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (Ad Dukhan :4)

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. (Al Qadr :1)

Kita tidak perlu tahu kapan diturunkannya Al Qur’an. Bahkan merayakannya termasuk perbuatan mengada-ada (bid’ah), yang sama sekali tidak dicontohkan oleh Rasulullah. Tetapi yang terpenting, bagaimana kita membaca, mentadabburi, menghafalkannya, serta mengamalkannya.

Mari kita menghitung sudah sampai mana bacaan Al Qur’an kita. Sudah berapa juz kah hafalan qur’an kita? Sudahkah kita mengamalkan apa yang terkandung dalam Al Qur’an?

Apalagi sekarang adalah bulan Ramadhan, yang merupakan bulan Al Qur’an, serta pahala dilipatgandakan. Allah ta’ala berfirman dalam hadits qudsi, `Barang siapa membaca satu huruf dari Quran, dia akan memperoleh satu kebaikan. Dan kebaikan itu akan dibalas sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf`. Maka di Bulan ramadhan tentu pahala tadarrus ini akan dilipatgandakan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Yang membaca Al-Qur`an dan dia mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang membaca Al-Qur`an namun dia tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” [Al-Bukhari 4937, Muslim 244]

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]

Maka marilah kita membaca Al Qur’an, menghafalkannya, mentadabburinya, mengajarkannya, serta mengamalkannya. Semoga kita tidak termasuk orang yang dilaporkan Rasulullah seperti dalam ayat ini,

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوراً ﴿٣٠﴾

Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”. (Al Furqan :30)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s