Waspada “Lubang Biawak”

1280px-2012_fireworks_on_eiffel_tower_13

Kembang api tahun baru | Source: Wikimedia

Di zaman ini, ummat Islam seakan kehilangan identitas, terutama para pemudanya. Mereka lebih bangga meniru gaya hidup orang kafir daripada menampakkan keislaman mereka. Apa yang identik dengan orang kafir mereka tiru, mulai dari penampilan, pergaulan, hingga ritual yang identik dengan syiar agama mereka. Seakan semua yang berasal dari orang kafir adalah baik dan keren, dan budaya Islam tidak keren atau ketinggalan zaman.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jauh-jauh hari telah mengetahui hal ini dan memberi perumpamaan terhadap orang-orang “Islam” yang senang mengikuti orang kafir dalam sabda Beliau:

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّ لَاتَّبَعْتُمُوهُمْ. قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ, آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى؟ قَالَ فَمَنْ

Sungguh, kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga sekiranya mereka masuk ke dalam lubang dhab (biawak) sekalipun kalian pasti akan mengikuti mereka.” Kami bertanya; “Wahai Rasulullah, apakah mereka itu kaum yahudi dan nasrani?” Beliau menjawab: “Siapa lagi kalau bukan mereka?” (HR Muslim)

Kata “ضَبٍّdalam hadits di atas adalah biawak padang pasir yang suka bersembunyi di lubang kecil atau celah bebatuan. Perumpamaan tersebut menunjukkan bahwa ummat Islam akan mengikuti budaya mereka hingga ke perkara terkecil sekalipun. Apapun yang dilakukan orang kafir, bahkan yang secara logika adalah hal yang aneh tetap akan ditiru dan disukai.

Salah satu hari besar yang identik, bahkan bagian dari syiar kaum kafir adalah perayaan malam pergantian tahun masehi. Perlu diketahui bahwa penangalan masehi dihitung sejak kelahiran Yesus, sehingga ucapan selamat natal pasti diikuti dengan ucapan selamat tahun baru. Penanggalan masehi tidak lepas dari peran Kaisar Romawi, Julius Caesar, yang mengagungkan dewa-dewa Romawi melalui penamaan bulan dalam penanggalan masehi yang mulanya dikenal sebagai kalender Julius. Kemudian dari kalender Julius dimodifikasi oleh Dr. Aloysius Lilius yang disetujui oleh Paus Gregorius XIII dan dikenal sebagai kalender Gregorian (sumber: Wikipedia). Kalender Gregorian inilah yang digunakan mayoritas bangsa di Dunia, termasuk kaum Muslimin yang juga “terpaksa” menggunakannya. Dan inilah salah satu “kemenangan” kaum kafir terhadap kaum Muslimin.

Setelah membaca sejarah penanggalan masehi yang sarat akan pengagugan terhadap thaghut, maka sudah jelas bahwa tahun baru merupakan perayaan kaum kafir, yang sudah jelas diharamkan dalam Islam. Belum lagi kegiatan yang dilakukan pada malam pergantian tahun yang selain mengandung unsur maksiat, juga merupakan budaya kafir yang tidak sesuai dengan Islam dan adat nusantara. Sehingga sangat tidak pantas ummat Islam ikut-ikutan merayakan malam pergantian tahun.

Dalam sabda Rasulullah yang lain disebutkan:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang ummat Islam untuk meniru orang kafir, baik dalam penampilan maupun dalam kebiasaan bahkan ibadah? Ibnu Taimiyah dalam Majmu Fatawa mengatakan “Keserupaan dalam perkara lahiriyah bisa berpengaruh pada keserupaan dalam akhlak dan amalan. Oleh karena itu, kita dilarang tasyabbuh dengan orang kafir”. Beliau juga berkata, “Jika dalam perkara adat (kebiasaan) saja kita dilarang tasyabbuh dengan mereka, bagaimana lagi dalam perkara yang lebih dari itu?!”

Maka cukuplah Islam sebagai sumber kemuliaan, dan tidak ada kemuliaan selain dari Islam. Semoga ummat Islam dapat menyadari bahaya tasyabbuh dan waspada akan “lubang biawak”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s